..... sambungan
Hari berganti hari kulalui dengan jenuh hati... menunggu dan menunggu, memandangi selang inpus yang masih tergantung, cek cek tekanan darah uggff... klo boleh jujur aku bosan. tapi setelah pagi datang n aku kembali di dorong ke ruang USG, hati ini kembali gundang gulana... dan alhamdullilah, alhamdullilah ya Robb... hasil baek selalu kudapat. sesampaina di kamar lagi, sesegera kutelpon hameem untuk sekedar berbagi senang ini. sehari, dua hari, tiga hari.. ga kerasa sepekan sudah aku bermalam disana... kasian ibuku... kerut wajahnya menandakan beliau capek, lelah.. maap bu.. aku merepotkanmu... bagaimana aku bisa membalas Beliau, yeah aku harus kuat, supaya janin itu mengerti akan perjuangan ini, ini bakal jadi cucu pertama dari keluargaku, mungkin ini bisa jadi kado untukmu Ibu... ga terasa sesekali air mata ini menetes, bergegas kuusap dan kutenangkan hati... aku tau ga ada sosok kuat disampingku, ga ada engkau penopangku. hameem lagi kerja dan aku ga mau mengganggu konsentrasinya. aku ditemani handphone, remote AC dan remote TV terbaring layu di ranjang itu... sesekali pindah2 channel TV, sesekali mainan remote AC... dan Alhamdullilah ada temen2 WK yang temaniku, yang support aku... thanks to Ria, femin, dian, sendy, ryu, indri dan semua room WK yang ga bisa kusebut.... yang ga bosan menyapaku, support aku, hibur aku..... thanks juga untuk sahabat2 terbaikku... Merry, Mcdo, mammat, kiki, n yang lainna, n tetangga2ku... makasih2
Alhamdullilah senin (2 Maret)aku boleh pulang... tp tetep hrs bedreast, hemm bismillah.. kutebalkan niat ini, kulangkahkan kaki dan kukembangkan senyum ini... kuharap semoganya baek2 aja.. aminnn
hehff... kangen banget ma rumah mungilku... ma suasana.. ma ikan2ku, ma willy, ma snowwhite, ma gusu.... hameem udah sampek duluan rupanya...hemm tapi rumah kok gelap, ternyata ada konslet, huhff telp PLN baru bisa bsk dibenahi..... entah capek ato kangen ma kamarku aku langsung terlelap dalam tidur pulasku.
terjagaku pagi itu krna hameem, ternyata dia dah bangun duluan, ehmm pules banget yah tidurku, tau2 dah pagi... memang lebih enak ridur di rumah daripada di RS, tibalah kesendirianku saat hameem brangkat, ibu juga sibuk dengan aktifitasnya... kembali aku pada kesunyian yang meninggi... lamunankupun tertuju pada janin yang sedang kukandung ini, kucoba kuraba.. kuajak biacara... tapi kenapa air mata ini selalu turut membirukan suasana, uuggff ternyata akupun tak bisa menutupi kesendirian ini, dan akupun tak bisa ingkari bahwa masa2 ini memang berat bagiku, kembali kepanjangkan nafasku dan kukuatkan niat awalku... semuanya ini akan terbayar dengan kelahiran janinku kelak,kumantapkan hati, kuiringi doa... aku bertekad bulat tuk kuat.
Kenyataan apalagi ini... ada segumpal darah yang jatuh saat aku ke kamar mandi, Ya Alloh... beda banget dengan darah2ku yang dah kukeluarkan tempo hari... coba kupegang, kubalik, kulihat... kumenyebut namaMu dengan tetesan air mata ini, Ya Alloh.. kupasrahkan apa yang terbaik buat aku, buat janinku, dan buat kami, Kuatkan aku, ikhlaskan aku... aku yg ragu akan apa yang kulihat dan berharap itu adalah sisa darahku kmr, Ibuku yang mencoba menenagkanku dan mengajakku kembali ke kamar, entah kekuatan apa yang menyusup di tubuhku, entah angin apa yang bergemuruh di dadaku... kupanjangkan nafas ini dengan harapan kudapat sedikit mengurangi sesak hatiku, kepejamkan mataku dan tak henti2na kusebut AsmaMu ya Alloh... mana handphoneku, yeah kuharus telp hameem, aku ga mau hameem merasa gak enak hati krn ikatan bathin ini, "Ade gapapa?" hamem menyela bertanya kepadaku saat dia mendengar hallo dariku...,aku bercerita klo tadi abis ada gumpalan darah yang jatuh, tapi ga usah kuatir, Ade gpp, ga sakit... tapi hamem minta aku pergi ke RS lagi, yeah kutahu dia kuatir, hemmmm "Ndak usah lah Tung, ntar aja kepraktekna, ntar malam nunggu sayang pulang", gitu jawabku. sebelum kututup aku bilang "Ade dah kencangkan niat say, apapun yang terjadi InsaAlloh Ade siap, InsaAlloh akan diberi kekuatan oleh-Nya".
Malamnya aku bertandang ke praktek dokter Kery, entah mengapa aku sangat tenang, beda dengan hamem yang kelimpungan, yang salting banget. pas ditanya suster tadi yang jatuh ada putih2nya gt mbak? aku jawab iya... hamem malah kebingungan, knapa ya De kok suster nanya gt, "Tung dengerin Ade, InsaAlloh apa nanti hasilnya itu yang terbaik", tanganku dipegang kuat banget... aku coba smile dengan menatap wajah capek hameem, akhirnya aku dipanggil kemudian di USG, dan di priksa dalam... dokter belum bilang sepatah katapun ke aku, sambil dia nulis resep, dokter bilang "Janinnya sudah tidak ada, tapi ari2nya masih di dalam, jadi harus dikuret. ini saya kasih pengantarnya... lebih cepat dibersihkan lebih baek" sumpah aku terdiam seribu bahasa, antara percaya n enggak, linglung... aku lihat hameem mencoba tegar, "kenapa ya dok gitu itu?, apa kandungan lemah", aku cuman menyimak pembicaraan mereka dengan mencoba menata hatiku yang porak poranda. "Abortus di trimester pertama banyak faktor, tapi saya rasa kandungan tidak lemah, nanti di observasi lagi, kita coba screning ulang di lab. kemarin kita sudah berusaha tapi kenyataan berkata lain. puasa dulu mulai jam 12 malam, bsk saya tunggu di VK bersalin jam 7" sampai dokter kery selesai bicarapun tak sepatah katapun keluar dari mulutku. akhirnya aku sanggup berkata terimakasih dok...
Kamipun keluar, dan pulang... sebelumnya mampir ke wonbit. aku kangen sama rumah keduaku itu, hemm ada kabar ga enak pisan.. ya ampyunn kejutan apa lagi ini... kucoba fokus dan gak mencabangkan konsentrasiku. kucoba mengingat figur Ajeng yang kuat, Ajeng yang tegar, Ajeng yang sabar.... lamunanku tertuju pada sikon kuret yang 7 bulan lalu kualami, dan kucoba menuju pada pendewasaan hatiku setelahnya... yeah ingatanku tertuju pada masa sulit itu. "Ade gapapa?" celetuk hamem menbuyarkan lamunanku... "ndak sayang, ade siap kok, ADe kan dah pernah kuret, jadi jangan kuatir yah..., inilah yang terbaik Tung, kita harus yakini itu, kan kmr kita dah ikhtiar sekuat tenaga, yeah skr giliran kita tawakal", Hameem menarikku dan memelukku... ga tau kenapa air mata ini tumpah di dadanya... astagfirulloh... sejenak kemudian aku ingat, sekarang pembelajaran hidup ini pada bab sabar dan ikhlas, yeah InsaAlloh kami akan lulus.
Paginya aku berangkat ma hameem aja ke RS untuk kuret, Alhamdullilah sudah tidak ada air mata disana, aku n hameem tampak tegar n kuat, terimakasih ya Alloh... dikala kami bersedih, dan dikala kami terluka, Engkau kirimkan orang2 terdekat kami yang datang menghibur kami.. Alhamdullilah... jam 8nan aku sudah gak ingat apa2, sadar2 jam 10 lebih.. setelah kuat kami pulang..... ehmm hameem masih dapet cuti 2 hari tuk temaniku, Alhamdullilah ya Alloh... kami sanggup jalani semuanya ini meski awalnya sulit, meski jalan kami tertatih, tapi sekarang kami sudah ikhlas... ingin lebih baek tentunya, menyongsong hidup yang lebih berarti. masih terngiang kata suster yang kupamiti tadi "Dah.. sampek ketemu lagi ya mbak, balik kesini lagi nanti kalau melahirkan"
******************************************************************
"Tiap2 jiwa akan merasakan matu, kami menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaab. dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan"
"Tidaklah ada suatu balasan yang lebih pantas disisi-Ku bagi hamba-Ku yang beriman jika Aku telah mencabut nyawa kesayangannya (orang yag dikasihinya, apakah ayah, ibu, istri, suami, anak dll) dari penduduk dunia, kemudian dia bersabar atas kehilangan orang yag disayanginya itu, melainkan Alloh akan membalasnya dengan surga"
Tampilkan postingan dengan label kuret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuret. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Maret 2009
Selasa, 10 Maret 2009
Tuturku akan ikhtiar ini...
Flek coklat senin (22 Feb 09) kala itu menggoncangkan hatiku, hatiku yang baru saja terbang. mungkin salah kalau aku terlampau girang, dan mungkin memang tidak baik kuterlewat bahagia. tapi aku hanya ingin mensyukuri anugrah-Mu, keperrcayaan-Mu yang kudapati sebelum penat itu menyapaku. kuyakini... diri ini tlah siap, raga ini tlah mampu menopang segala apa untuk bekal itu. kuselalu mengingatnya, kuselalu menantinya... tapi ternyata pengalaman pahitku 7 bulan lalu mampu hadirkan kekuatiran yang meninggi, hingga aku bermimpi dan sedihnya seakan semua tlah suratan.
kamis (26 Feb 09) aku perdarahan diikuti rasa sakit yang teramat dalam, perut ini kaku hingga kram, tubuh ini menggigil kedinginan, bibir ini hanya bisa istigfar kepada-Mu... hari itu dan diwaktu itu pasrahku atas semua yang terjadi dan akan terjadi. aku pilu... aku luluh layu, ternyata rasa sakit itu mampu menghentikan air mataku. kutahu tak seharusnya aku begitu. kutahu ada satu hati lagi yang terkoyak. dan aku tak mau membuatnya kuatir... jerit ini sedikit tertahan... tapi sakit ini tak kuasa kulupakan. kupanjangkan nafas ini seraya menyebut asma-Mu ya Alloh...
VK bersalin adalah rujukan dokter yang kuyakini aku akan mendapatkan yang terbaik disana. Ya Alloh akankah mimpi burukku jadi kenyataan...bayangan kondisi kuret dah di ambang mata... tapi sontak aku kuat karena Hameem yang mendampingiku, yeah aku harus kuat. bukan aku klo lemah, dan bukan aku klo menyerah... kram itu sedikit berkurang, alhamdullilah ya Alloh... tapi aku kembali lemas.. lunglai krn gumpalan darah itu besar banget, banyak banget...
tapi kembali kutersadar, ada hati disana yang terkoyak, yang kuatir, yang juga luka dan kutahu itu meski dia menyembunyikannya, meski dia tampak kuat, meski dia selalu hibur dan temaniku. yeah aku ga boleh begini, sadarku menguatkanku, rasa sayang ini tumpah mengharu untukmu, buatmu dan hanya bagimu...
kupandangi selang inpus yang tergantung disampingku... hingga aku tak sadar kapan jarum ini ditancapkan tadi, sakitnya sudah tak berasa. tapi kenapa aku masih mual pas ada aroma2 itu.. apa engkau masih ada... apa engkau masih bisa membuatku begini...kuraba perut ini, membelainya... ugfff ingin tumpah segala apa yang tertahan, tapi hangat damaimu memelukku kemudian, dan kembali membawaku dalam pendewasaan diri yang teramat dalam, yeah sangat-sangat dalam hingga aku tertuju dalam suatu pintu, pintu yang dengan sengaja terbuka sebelum kuketuk, sepertinya tahu jika aku akan kesana.
inilah sekarang aku, terbaring lunglai dengan seribu bait harapan, dengan secercah sinar menghampar. bsk aku USG, dan semuanya baik2 saja.. yeah kuyakini itu sebagai tongkat penopang ragaku. malampun menggelayut dan akupun tak bisa pungkiri kesunyian ini, benar-benar menyiksaku... tertidur hanya dalam hitungan menit dan terbangunku dalam ribuan kalinya. hati, fikiran, lamunan, bayangan, angan tak ujung-ujungnya seirama... semuanya ingin menang sendiri dalam egois ini. dipersimpangan ini kembali ku mengingatmu ya Robbi...
suster menyapaku dengan kursi rodanya... uugff... kucoba topang tubung ini dengan tanganku.. aku turun dan di dorong ke ruang radiologi... dingin banget rasanya menyayat nadi, tampak smile terindahku pagi itu. inilah aku dengan segala optimisku, cuman satu tujuanku, aku ga mau lihat hameem sedih.. dan semoga segala apa yang menjadi niatanku semalam bisa membawa aura positif tuk kabar baek pagi ini. ketika dokter menggerakan kursor di monitor di depanku dia bilang ini bu anakna dan ini ari2nya... Subhanaalloh... kuingin menagis bahagia tapi tak bisa, ku ingin peluk hameem tapi ga mungkin, cuman ucapan syukur Alhamdullilah, Engkau Maha Besar dan Engkau Maha Agung........
bersambung.....
kamis (26 Feb 09) aku perdarahan diikuti rasa sakit yang teramat dalam, perut ini kaku hingga kram, tubuh ini menggigil kedinginan, bibir ini hanya bisa istigfar kepada-Mu... hari itu dan diwaktu itu pasrahku atas semua yang terjadi dan akan terjadi. aku pilu... aku luluh layu, ternyata rasa sakit itu mampu menghentikan air mataku. kutahu tak seharusnya aku begitu. kutahu ada satu hati lagi yang terkoyak. dan aku tak mau membuatnya kuatir... jerit ini sedikit tertahan... tapi sakit ini tak kuasa kulupakan. kupanjangkan nafas ini seraya menyebut asma-Mu ya Alloh...
VK bersalin adalah rujukan dokter yang kuyakini aku akan mendapatkan yang terbaik disana. Ya Alloh akankah mimpi burukku jadi kenyataan...bayangan kondisi kuret dah di ambang mata... tapi sontak aku kuat karena Hameem yang mendampingiku, yeah aku harus kuat. bukan aku klo lemah, dan bukan aku klo menyerah... kram itu sedikit berkurang, alhamdullilah ya Alloh... tapi aku kembali lemas.. lunglai krn gumpalan darah itu besar banget, banyak banget...
tapi kembali kutersadar, ada hati disana yang terkoyak, yang kuatir, yang juga luka dan kutahu itu meski dia menyembunyikannya, meski dia tampak kuat, meski dia selalu hibur dan temaniku. yeah aku ga boleh begini, sadarku menguatkanku, rasa sayang ini tumpah mengharu untukmu, buatmu dan hanya bagimu...
kupandangi selang inpus yang tergantung disampingku... hingga aku tak sadar kapan jarum ini ditancapkan tadi, sakitnya sudah tak berasa. tapi kenapa aku masih mual pas ada aroma2 itu.. apa engkau masih ada... apa engkau masih bisa membuatku begini...kuraba perut ini, membelainya... ugfff ingin tumpah segala apa yang tertahan, tapi hangat damaimu memelukku kemudian, dan kembali membawaku dalam pendewasaan diri yang teramat dalam, yeah sangat-sangat dalam hingga aku tertuju dalam suatu pintu, pintu yang dengan sengaja terbuka sebelum kuketuk, sepertinya tahu jika aku akan kesana.
inilah sekarang aku, terbaring lunglai dengan seribu bait harapan, dengan secercah sinar menghampar. bsk aku USG, dan semuanya baik2 saja.. yeah kuyakini itu sebagai tongkat penopang ragaku. malampun menggelayut dan akupun tak bisa pungkiri kesunyian ini, benar-benar menyiksaku... tertidur hanya dalam hitungan menit dan terbangunku dalam ribuan kalinya. hati, fikiran, lamunan, bayangan, angan tak ujung-ujungnya seirama... semuanya ingin menang sendiri dalam egois ini. dipersimpangan ini kembali ku mengingatmu ya Robbi...
suster menyapaku dengan kursi rodanya... uugff... kucoba topang tubung ini dengan tanganku.. aku turun dan di dorong ke ruang radiologi... dingin banget rasanya menyayat nadi, tampak smile terindahku pagi itu. inilah aku dengan segala optimisku, cuman satu tujuanku, aku ga mau lihat hameem sedih.. dan semoga segala apa yang menjadi niatanku semalam bisa membawa aura positif tuk kabar baek pagi ini. ketika dokter menggerakan kursor di monitor di depanku dia bilang ini bu anakna dan ini ari2nya... Subhanaalloh... kuingin menagis bahagia tapi tak bisa, ku ingin peluk hameem tapi ga mungkin, cuman ucapan syukur Alhamdullilah, Engkau Maha Besar dan Engkau Maha Agung........
bersambung.....
Minggu, 26 Oktober 2008
Akhirnya datang juga...
Alhamdullilah... dah dag dig dug.. dah H2C akhirnya yang dinanti datang juga, yeah semoga abis ini normal n lancar... amiinn
mo ke dokter maya tuk terapi antibiotik untuk toxoplasma.. ehmm coba hari ini deh, semoga dah pulang sminarnya..
meski perut agak sedut senut, krn banyak banget nieh..
meski agak pusing n pinginnya uring2an...
tapi tetep ku coba smile tuk senin yang mendung ini..
mo ke dokter maya tuk terapi antibiotik untuk toxoplasma.. ehmm coba hari ini deh, semoga dah pulang sminarnya..
meski perut agak sedut senut, krn banyak banget nieh..
meski agak pusing n pinginnya uring2an...
tapi tetep ku coba smile tuk senin yang mendung ini..
Kamis, 23 Oktober 2008
2 Bulan sudah
ehmm.. . hehhfff
ga terasa 2 bulan sudah waktu berjalan, Alhamdullilah ikhlas dan 'semeleh' hatiku kian tebal. ada hameem yang selalu hibur aku, ada WK yang setia mendengarkan curhat2anku, temen2 WK yang support juga... Alhamdullilah ya Robb...
Liburan lebaran kemarin aku aku malang, pingin rasae berkunjung ke 'sarean' tempat dedek tidur tenang, tapi takut malah recoveryku kembali 0% lagi, akhirnya hamem aja yang kesana, sama ngirim doa ke eyang, nenek, dan saudara2 yang telah berpulang kepadaNya... pulang dari mudik ke rumah.. ee ada 3 orang tetangga yang melahirkan, duhh yokpo gt rasae jenguk n gendong mereka...yeah semoga cepet ketularan...
Seperti postinganku sebelum ini, toxoku ternyata masih bisa aktif klo kondisi tubuhku melemah, gt kata dokter maya. jadi sebelum hamil disarankan pengobatan dl n test torch lagi tuk pastiin kondisi tubuhku siap. hehhhmmm aku juga belum haid sampai hari ini dah 61 hari, dah minum obat juga 'NORULET' 2 x sehari tapi kok yo masih bandel nieh.. apa sel telurnya belum pecah yah... ehmm rencana mau ke dokter lagi minta pencerahan ee si dokter lagi seminar.. yeah sambil menunggu dokter semoga haid ini datang, huhff... harusnya sih bulan ini dah bisa diprogram hamil lagi klo toxoku -, yeah sekarang mundur lagi deh...tapi memang harus sabar.
Abis ini terapi dl pengobatan toxoplasma... minum antibiotik ktae trus test lagi bulan depan.. mayan mahal sih, tapi ga sebanding lah misal setelah itu dapet hamil n sehat pula... yeah semua tak terkira...
ga terasa 2 bulan sudah waktu berjalan, Alhamdullilah ikhlas dan 'semeleh' hatiku kian tebal. ada hameem yang selalu hibur aku, ada WK yang setia mendengarkan curhat2anku, temen2 WK yang support juga... Alhamdullilah ya Robb...
Liburan lebaran kemarin aku aku malang, pingin rasae berkunjung ke 'sarean' tempat dedek tidur tenang, tapi takut malah recoveryku kembali 0% lagi, akhirnya hamem aja yang kesana, sama ngirim doa ke eyang, nenek, dan saudara2 yang telah berpulang kepadaNya... pulang dari mudik ke rumah.. ee ada 3 orang tetangga yang melahirkan, duhh yokpo gt rasae jenguk n gendong mereka...yeah semoga cepet ketularan...
Seperti postinganku sebelum ini, toxoku ternyata masih bisa aktif klo kondisi tubuhku melemah, gt kata dokter maya. jadi sebelum hamil disarankan pengobatan dl n test torch lagi tuk pastiin kondisi tubuhku siap. hehhhmmm aku juga belum haid sampai hari ini dah 61 hari, dah minum obat juga 'NORULET' 2 x sehari tapi kok yo masih bandel nieh.. apa sel telurnya belum pecah yah... ehmm rencana mau ke dokter lagi minta pencerahan ee si dokter lagi seminar.. yeah sambil menunggu dokter semoga haid ini datang, huhff... harusnya sih bulan ini dah bisa diprogram hamil lagi klo toxoku -, yeah sekarang mundur lagi deh...tapi memang harus sabar.
Abis ini terapi dl pengobatan toxoplasma... minum antibiotik ktae trus test lagi bulan depan.. mayan mahal sih, tapi ga sebanding lah misal setelah itu dapet hamil n sehat pula... yeah semua tak terkira...
Sabtu, 06 September 2008
2 Minggu pasca kuretase
Ga terasa rasae dah 2 pekan, masih sering teringat plus sedih... palagi klo liat bumil wiks rasae yan gimana gitu, mungkin terlalu singkat masa2 itu kurasakan kemarin. testpack 14 Juli hingga kuret 23 agustus, baca2 di WK n browsing2 banyak yang saranin untuk tetep minum susu hamil.. nah itu yangbelum ta lakuin. masih berdos-dos benere susu itu, tapi lihat aja yang gimana gt, huhff...
nie darah sisa2 kuret masih angin2nan, sehari ada sehari enggak.. padahal skr puasa.. yeah jadi saben hari kramas deh, tapi harapanku semoga kayak temen2 semua flek ini bersih dalam 2 minggu, amien... dan semoga juga haid langsung teratur setelah ini, karena banyak yang kacau tuh yang aku baca karena hormonal.
ehmm mo test TORCH benere, tapi kok blum2 aja nieh... abis buka, tarawih gt dah nguantuk. yeah tapi Insaalloh ga sampek akhir bulan ini, krn mo ke dokter Maya lagi nieh klo sekitaran tanggal 23 ntar blum haid sekalian tunjukin hasil testnya.
terimakasih ya Robb.. hamba diperkenankan merasakan masa2 indah itu meski cukup singkat terasa.. dan hamba panjatkan doa dan selalu berusaha agar cepat mendapatkankesempatan berikutnya. amien..
nie darah sisa2 kuret masih angin2nan, sehari ada sehari enggak.. padahal skr puasa.. yeah jadi saben hari kramas deh, tapi harapanku semoga kayak temen2 semua flek ini bersih dalam 2 minggu, amien... dan semoga juga haid langsung teratur setelah ini, karena banyak yang kacau tuh yang aku baca karena hormonal.
ehmm mo test TORCH benere, tapi kok blum2 aja nieh... abis buka, tarawih gt dah nguantuk. yeah tapi Insaalloh ga sampek akhir bulan ini, krn mo ke dokter Maya lagi nieh klo sekitaran tanggal 23 ntar blum haid sekalian tunjukin hasil testnya.
terimakasih ya Robb.. hamba diperkenankan merasakan masa2 indah itu meski cukup singkat terasa.. dan hamba panjatkan doa dan selalu berusaha agar cepat mendapatkankesempatan berikutnya. amien..
Sabtu, 23 Agustus 2008
Akhirnya...
23 Agustus jam 8.30 kami berangkat ke RS, Alhamdullilah tiada sakit dan rasa apapun yang kurasakan... setelah tadi makan sahur ma hamem jam 3 pagi ma minum obat. setelah daftar dll aku ke ruang kebidanan. aku berbaring di ruang itu.. yeah itulah pengalaman pertamaku di RS. sempat dag dig dug liat peralatan segitu banyak didekatkan ke aku,duh gusti.. paringi kuat. dokter maya datang jam 9.30an. Loh kok masih sedih... semua ini titipan bu, Insaalloh nanti dikasih lagi yang lebih. itulah kata terakhir dokter maya yang terucap... sebelum aku tdk sdarkan diri. sadar2 jam 10:40. ruangan itu sudah sunyi.. dingin banget rasae krn aku di bawah AC ternyata, ga berapa lama susternya datang n aku nanyain hamem... hanya laper yang kerasa. alhamdullilah aku ga ngerasain sakit sedikitpun. pas ke belakang agak pusing2 gt. perkiraanku ga bakal pering dll ternyata salah. Setelah aku bener2 sadar aku liat janin itu, dibungkus plastik kecil... dibilangin ma susternya bahwa semuanya alhamdullilah utuh, ini ari2nya, ini yang bakal jd kepala bla bla bla... Ya Alloh sungguh besar karuniamu. sedih memang klo inget hal itu. akhirnya janin itu dibawa mertua ke malang.. yeah mereka yang lebih tau gmn adat istiadatnya.
'Memang adek ga ada di perut saat ini, tapi adek selalu ada di hati ini' itu yang terucap bila kami inget adek. oh iya obat tuk pemulihanku 3 macem amoxan 500, Mefinal 500, dan Maleat. ada yang abis 2 hari dan yang lainnya 5 hari. yeah istirahat di rumah, pasti bosen, pasti kangen ma temen2 WK-ku... maap ya prend lama ga OL... n ga kabar2i.. semoga kalian semua sehat yah, amien2..
'Memang adek ga ada di perut saat ini, tapi adek selalu ada di hati ini' itu yang terucap bila kami inget adek. oh iya obat tuk pemulihanku 3 macem amoxan 500, Mefinal 500, dan Maleat. ada yang abis 2 hari dan yang lainnya 5 hari. yeah istirahat di rumah, pasti bosen, pasti kangen ma temen2 WK-ku... maap ya prend lama ga OL... n ga kabar2i.. semoga kalian semua sehat yah, amien2..
Jumat, 22 Agustus 2008
Tanda tanya itu Runtuh & seakan membenarkan apa yang kutakutkan
nafas panjang dokter Radiologi seakan membenarkan apa yang kutakutkan, kesedihanku berbaur saat kulihat hamem yang begitu down, padahal sosoknya yang tegar (menurutku)... huhff tapi kita berjanji kala itu, memang kesedihan punya kami, memang ujian ini berat terasa, biarlah hanya kita yang tau seberapa dalam rasa ini, seberapa besar harapan ini, kesedihan ini bukan untuk orang lain, dan bukan miliknya jadi Insaalloh kita kuat. yeah.. Kuat tuk dasar sabar dan ikhlasku kini. meski belum final, tapi bayang2 KURET dah di depan mata.. itu yang menggeliat dan terpampang jelas di benakku.
Yeah sore itu, daftar via telp seperti biasanya ke dr.Maya dapet no 2, setelah kusodorkan hasil USGnya dokter menjelaskan satu persatu dengan rinci. memang janin ini telah tiada.. innalillahi wainalilahi rojiun, kapan-nya masih belum bisa dipastikan. sebab musababnya juga masih banyak opsinya.dijelaskan proses yang harus kujalani panjang lebar.. dokter Maya seakan mengerti bagaimana perasaanku saat itu... dan beliau menceritakan apa yang beliau alami dulu..dan beberapa pasien2nya yang lain. kami hanyut memang, ternyata banyak yang lebih dari kami, Yeah.. tambah kuat rasanya aku tuk jalani hidup, setelah kita berusaha karena apapun yang terjadi harus diyakini itu yang terbaik untuk kita. terimakasih to dr.Maya... engkau bukan hanya sekedar dokter menurutku, engkau telah kasih lebih dari itu....
pendek kata aku janjian KURET besok pagi di RS. Delta Surya pagi. suruh puasa 6 jam dan aku dikasih obat GASTRUL Misoprostol 200MG 2 tablet.
thanks to:
Pak Beny yang dah kasih ijin hamem tuk pulang,
pak Trias atas support yang luar biasa, atas ilmu dan pengalaman yang tak ternilai,
Pak Aan - makasih dukungannya, n semuanya
Pak Deny - Matur nuwun pak... segala apa yang telah diberikan sunggung tidak disangka
Makasih juga buat Pak Mul atas dukungan morilnya yang luar biasa...
Mbak Rita - mbak akhirnya aku akan merasakan mbak.. doain yah
Merry - tengkyu yah prend, doain deh cepet yah
dan semua yang ga bisa disebut... makasih, makasih, makasih...
Kami kuat berkat semua, kami bisa karena semua, Semoga ujian ini bawa kami lebih dan lebih yeah semoga ikhlas dan sabar hati ini berdasar dari hati terdalamku. amien
Yeah sore itu, daftar via telp seperti biasanya ke dr.Maya dapet no 2, setelah kusodorkan hasil USGnya dokter menjelaskan satu persatu dengan rinci. memang janin ini telah tiada.. innalillahi wainalilahi rojiun, kapan-nya masih belum bisa dipastikan. sebab musababnya juga masih banyak opsinya.dijelaskan proses yang harus kujalani panjang lebar.. dokter Maya seakan mengerti bagaimana perasaanku saat itu... dan beliau menceritakan apa yang beliau alami dulu..dan beberapa pasien2nya yang lain. kami hanyut memang, ternyata banyak yang lebih dari kami, Yeah.. tambah kuat rasanya aku tuk jalani hidup, setelah kita berusaha karena apapun yang terjadi harus diyakini itu yang terbaik untuk kita. terimakasih to dr.Maya... engkau bukan hanya sekedar dokter menurutku, engkau telah kasih lebih dari itu....
pendek kata aku janjian KURET besok pagi di RS. Delta Surya pagi. suruh puasa 6 jam dan aku dikasih obat GASTRUL Misoprostol 200MG 2 tablet.
thanks to:
Pak Beny yang dah kasih ijin hamem tuk pulang,
pak Trias atas support yang luar biasa, atas ilmu dan pengalaman yang tak ternilai,
Pak Aan - makasih dukungannya, n semuanya
Pak Deny - Matur nuwun pak... segala apa yang telah diberikan sunggung tidak disangka
Makasih juga buat Pak Mul atas dukungan morilnya yang luar biasa...
Mbak Rita - mbak akhirnya aku akan merasakan mbak.. doain yah
Merry - tengkyu yah prend, doain deh cepet yah
dan semua yang ga bisa disebut... makasih, makasih, makasih...
Kami kuat berkat semua, kami bisa karena semua, Semoga ujian ini bawa kami lebih dan lebih yeah semoga ikhlas dan sabar hati ini berdasar dari hati terdalamku. amien
Radiologi... seakan menjawab semuanya meski samar
huhff jumat siang hamem ijin setengah hari, jam 11 aku janjian ma dokter Hendro, SpR. setelah berbaring dengan pasrah, dokter membuka pertanyaan kepaku, kapan haid terakhir, dan usia.. sambil di USG.. yeah bener memang USGnya lengkap banget, sensornya mulai dari yang kecil sampai besar, mulai yang pendek hingga panjang, buta banget lah aku ttg alat itu, banyak banget USGnya gumamku, mulai USG 3D, suara, doppler, tranV atau apalah istilahnya aku ga begitu paham.. bismillah.. sayang hamem ga boleh ikut masuk, jadi aku cuman bisa panjangin nafas.. yeah cman itu pelega hatiku. ternyata bukan aku saja yang ambil nafas panjang, dokternyapun juga.. Ya Alloh tanda apa ini.. dokter kembali bertanya padaku.. anak keberapa bu? pertama dok.. dia ambil nafas panjang lagi... Ya Alloh, tanda2 itu seakan menjawab semuanya dengan samar. yeah inilah beberapa hasil USGku dan surat dari dokter Hendro tuk dokter maya







sorenya aku ke dokter maya lagi tuk serahin hasil diatas...







sorenya aku ke dokter maya lagi tuk serahin hasil diatas...
Langganan:
Postingan (Atom)